Banyak cara untuk menciptakan keharmonisan antar pelajar di Kota Sukabumi, salah satunya dengan membangun sebuah organisasi. Selain banyak diisi dengan kegiatan positif, dengan berorganisasi kita mampu menciptakan solidaritas di kalangan pelajar. Seperti yang dilakukan Organisasi Lingkaran Persatuan Osis Kota Sukabumi (Liposis), yang sudah berjalan kurang lebih satu tahun.
Laporan : Widi Fitria–SUKABUMI
Liposis merupakan wadah organisasi yang menampung aspirasi para pelajar se-Kota Sukabumi. Anggotanya pun beragam, mulai dari tingkat SMP hingga SMA. Tidak hanya itu, organisasi ini kerap kali memberi penyuluhan ke setiap sekolah yang sering tawuran. Keberadaan Liposis menjadi salah satu wadah untuk membantu program kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Sukabumi dalam hal meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Mochi ini.
Namun, tidak banyak yang tahu dibalik keberhasilan Liposis ternyata ada tiga tokoh pemuda yang mempelopori terbentuknya organisasi ini. Siapa lagi kalau bukan Misbahudin, Rizky Eko Aryadi dan Agi Kurniasandi.
Rizky Eko Aryadi adalah mantan Ketua Osis SMAN 4 Kota Sukabumi. Meski sudah terdaftar sebagai alumni, tetapi dirinya
berperan besar dalam pengembangan organisasi pelajar di Sukabumi. Di organisasi ini ia menjabat Dewan Penasehat Liposis.
“Intinya kita ingin pemuda Kota Sukabumi ini memiliki sifat yang baik dan berprestasi, agar bisa membanggakan Sukabumi sendiri,” ujar pemuda yang juga anggota Forum Osis Nusantara ini kepada Radar Sukabumi.
Begitu juga dengan Misbahudin. Siswa yang baru duduk di kelas XII SMK Pasundan 2 Kota Sukabumi ini sangat pintar dalam bergaul. Tak heran jika dirinya mampu mengembangkan Liposis.
“Perlu sebuah loyalitas yang tinggi untuk mengumpulkan para ketua dan pengurus Osis,”akunya.
Sementara itu, pendiri Liposis lainnya Agi Kurniasandi yang juga mantan ketua Osis sekaligus siswa Kelas XII Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMKN 1 Kota Sukabumi ini sangat berpengaruh terhadap suksesnya roda organisasi. Bagi Agi, organisasi adalah punya peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, mampu menciptakan rasa solidaritas,loyalitas dan otoritas dalam mengharumkan nama baik pelajar Kota Sukabumi.
“Meskipun kita dari berbagai latar belakang yang berbeda, namun dalam suatu organisasi kita sama dan bersatu,”ucapnya.
Ketiganya berharap, dengan dibentuknya Liposis para pelajar Sukabumi bisa terbebas dari kenakalan remaja. Sehingga menjadikan Kota Sukabumi sebagai kota pelajar sesuai visi dan misi Liposis sendiri. (*/t)
Artikel ini diambil dari : http://radarsukabumi.com/?p=105841








0 comments:
Post a Comment